TEORI KELAS, MATERIALISME SEJARAH,
KAPITALISME VS SOSIALISME EKONOMI
A.
PENDAHULUAN
The Manifesto of the Communist Party adalah karya Marx paling
terkenal, komunisme. Marx hanyalah teoritikus yang namanya kemudian menjadi
nama gerakan politis dan sistim sosial. Ada kesepakatan umum bahwa
kecenderungan utama minat Marx adalah basis historis kesenjangan, kapitalisme.
Hal utama yang dilihatnya adalah bagaimana cara mengubah masyarakat. Oleh
karenanya, teori Marx adalah analisis terhadap kesenjangan di bawah kapitalisme
dan bagaimana menghilangkannya. Dia memberi diagnosis terhadap kapitalisme yang
mengakibatkan masa-masa kritis dan ketidaksetaraan perenial.
B.
SEJARAH
HIDUP KARL MARX
Karl Marx lahir di Prussia, 5 mei 1818. Ayahnya seorang pengacara.
Pada 1841 memperoleh gelar doktor filsafat dari Universitas Berlin. Kemudian
menjadi kepala editor. Essai yang menyebarkan prinsip demokras, humanisme, dan
idealisme muda membawa koran tersebut ditutup pemerintah.
Marx menikah pada 1843, meninggalkan Jerman menuju London,
mempelajari sosialisme Prancis dan ekonomi politik Inggris. Di situ, dia
bertemu dengan Friedrich Engels yang menopag hidupnya dan dari Engels, Marx
memperoleh kesaksan nestapa kelas pekerja.
Marx diusir dari Prancis pada 1845 karena tulisanya dianggap
meresahkan pemerintah Prussia. Kemudian dia pindah Ke Brussel. Ia menjadi
anggita aktif gerakan revolusioner internasional dan Liga Komunis. Karyanya
Communist Manifesto pada 1848 mengumandangkan “Pekerja di seluruh dunia,
bersatulah!”
Pada 1849, Marx pindah ke London. Ia beralih ke penelitian yang
lebih terperinci tengtang kapitalis. Pada 1876 terjadi perpecahan yang dialami
Internasional dan penyakit yang dialami Marx mengakhiri karirnya. Istrinya
meninggal pada 1881, anaknya meninggal pada 1882, sedang ia meninggal pada 14
maret 1883.
C.
DIALEKTIKA
Gagasan penting dialektis adalah percaya bahwa kontradiksi eksis
dalam realitas. Marx tidak percaya bahwa kontradiksi bisa dipecahkan oleh
pemahaman, melainkan dengan perjuangan mengubah dunia sosial. Marx membawa
dialektika keluar filsafat menuju lingkup studi atas relasi sosial yang tumbuh
di dunia material. Dialektika mengkaji konflik dan kontradiksi.
Kontradiksi dalam kapitalisme adalah hubungan pekerja dan kapitalis
pemilik modal yang membolehkan kaum kaitalis mengeksploitasi pekerja untuk
memperoleh keuntungan. Sedang pekerja hanya mendapat sedikit keuntungan berupa
upah. Kontradiksi ini tidak dapat diselesaikan dengan filsafat, melainkan
dengan meningkaynya level eksploitasi à penolakan à
eksploitasi penindasan à
konfrontasi dua kelas.
D.
METODE
DIALEKTIS
1.
Fakta
dan Nilai
Nilai sosial
tidak dapat dipisahkan dari fakta sosial, sehingga fenomena sosial itu sarat
nilai.
2.
Hubungan
Timbal Balik
Pengaruh sosial
tidak mengalir di satu arah. Satu faktor berpengaruh pada faktor lain à berpengaruh pada faktor utama.
3.
Masa
Lalu, Masa Sekarang, Dan Masa Depan
Dialektiawan
tertark pada hubungan fenomena sosial dan hubungan fenomena sosial masa lalu,
dan masa yang akan datag. Sosiolog dialektis mempelajari akar historis dunia
kontenporer sebagaimana yang dilakukan Marx yang tertuang dalam The Eighteenth
Brumaire of Louis Bonaparte. Pemikir dialektis menyesuaikan diri dengan tren
sosial untuk memahami arah masa depan. Sosiologi dialektis secara inheren
bersifat politis. Pandangan mereka,
sumber masa depan terdapat di masa sekarang.
4.
Tidak
Ada yang Tidak Dapat Dielakkan
Fenomena sosial
selalu melahirkan aksi dan reaksi. Manusia menentukan pilihan tapi pilihannya
terbatas. . marx percaya bahwa masa yang akan datang harus ditemui dalam
komunisme yang bau akan datang jika diwujudkan lewat pilihan dan perjuangan
pekerja. Fenomena sosial melahirkan sintesis sosial. Di dunia nyata tidak ada
yang tak bisa dielakkan. Dialektikawan lebih tertarik pada studi hubungan nyata
ketimbang abstraksi yang melangit dan hebat.
5.
Aktor
dan Struktur
Hubungan manusia dan struktur skala
luas yang mereka ciptakan membantu manusia memenuhi kebutuhan yang di sisi lain
juga merepresentaskan suatu ancaman.
E.
SIFAT
DASAR MANUSIA
Marx membangun analisis kritis terhadap kontradiksi kapitalis
berdasarkan premisnya tentang sifat dasar manusia. Manusia merupakan suatu
“Ansambel relasi sosial”. Sifat dasar dijalin dengan relasi sosial, sehingga
sifat dasar manusia bukan statis. Tapi berbeda sesuai latar historis.
1.
Konsep
Dasar Manusia
Species being
adalah potensi dan kekuatan yang membedakan kita dari spesies lain. Sifat dasar
masunia itu konservatif, masyarakat bisa disokong dan diubah.
2.
Kerja
Kerja adalah
proses alam dan manusia sama-sama terlibat. Dimana manusia memulai, mengatur
dan mengontrol reaksi material dirinya dengan alam.
-
Mewujudkan
hal dalam imajinasi menjadi realitas, menciptakan objek eksternal diluar
pemikiran internal dengan objektivikasi
-
Bersifat
material
-
Mengubah
alam dan kita. Karena pada saat bersamaan terjadi objektivikasi tujuan,
pembentukan relasi esensial kebutuhan manusia dengan objek material kebutuhan
serta transformasi sifat dasar à
mesin sejarah manusia. Zoon politicon berarti binatang sosial dan binatang yang
baru bisa berkembang menjadi individu jika berada dalam masyarakat. Kesadaran
adalah produk sosial. Transformasi individu melalui kerja dan transformasi
masyarakat tidak dapat dipisahkan.
F.
ALIENASI
Kerja tidak lagi dilihat sebagai ekspresi tujuan, tidak ada
objektivikasi melainkan tereduksi menjadi
sarana untuk mencapai tujuan, memperoleh uang. Kita dialeansi dari kerja dan
sifat dasar manusia.
Basis sosiologi aliensi adalah kapitalisme, dengan adanya dua
kelas. Manusa hanya aktif dalam fungsi hewaniayah dalam proses kerjanya. Karena
seluruh aktivitas kemanusiaan beralih pada tujuan tunggal yang merupakan fungsi
kebinatangan.
-
Aliensi
dari aktivitas produktif. Mereka tidak memproduksi secara langsung untuk
kebutuhan mereka, tapi bekerja untuk kapitalis. Pekerja tidak mengobjektivasi
ide dan tidak mentranformasikan kerja tetapi direduksi menjadi memperoleh ukup
uang untuk hidup.
-
Alieansi
dari tujuan aktivitas.produk kerja tdak menjadi milik pekerja.
-
Aliensi
sesama pekerja. Isolasi dan kedengkian pribadi sesama pekerja membuat mereka
teraliensi dari sesama pekerja.
-
Aliensi
dari potensi kemanusiaan. Kurang menjadi manusia dan diri sendiri
tereduksi menjadi mesin.. tidak mampu mengekspresika kualitas kemanusiaan
mereka yang terdalam.
Gejala aliensi bisa diatasi dengan perubahan sosial yang nyata.
G.
STRUKTUR
MASYARAKAT KAPITALIS
Marx menganalisis tentang aliensi merupakan respon terhadap
perubahan okonomi, sosial politis. Dia mengkritik masyarakat kapitalis dan
program untuk menanggulangi struktur kapitalisme agar orang bisa
mengekspresikan kemanusiaan yang esensial.
Kapitalisme adalah sistim kekuasaan, kekuasaan politis telah diubah
menjadi relasi ekonomi, dan jadialah kapitalisme adalah suatu cara menjalankan
kekuasaan dan proses eksploitasi pekerja.
1.
Komoditas
Persoalan
komoditas adalah pusat persoalan kulturasi masyarakat kapitalis. Aktor
kapitalis memproduksi barang untuk orang lain dan dipertukarkan dipasar demi
keuntungan.
2.
Fetisisme
Komoditas-komoditas
Fetisisme
komoditas adalah kondisi ketika komoditas menjadi realitas independen, menjadi
sumber aliensi. Ekonomi memiliki fungsi produksinilai yang diperankan oleh
aktor. Relasi sosial antarmanusia terlihat seolah menjadi relasi antarbenda.
Fetisisme diartikan pula reifikasi, penyesuatuan tau proses memercayai secara
manusiawi bentuk sosial merupakan bentuk alami, universal, absolut. Struktur
sosial berada diluar kontrol mereka dan tidak bisa diubah.
3.
Kapitalis,
Kapitalisme, dan Proletariat
Sirkulasi
bentuk pertama ciri kapital, untuk memproduksi lebih banyak uang. Sedang
sirkulasi nonkapital tujuan utama pertukaran komoditas untuk kebutuhan sendiri.
4.
Eksploitasi
Dilakuakn oleh
sistim ekonomi yang impersonal dan objektf
5.
Konflik
Kelas
Kelas eksis ketka ia berkonflik
dengan kelas lain. Kontradiksi antara kerja dan kapitalisme
#hasil
berprosesku di PMII Komisariat Airlangga ^_^
Komentar
Posting Komentar