Memberikan kontribusi dan manfaat sebagai mahasantri bisa dilakuan
dengan banyak hal, seperti dengan mengabdikan manfaat diri berupa ilmu yang
dimiliki pada pesantren yang memang sejak awal menjadi cikal muasal kader
santri, layaknya kacang yang harusnya ingat pada kulitnya.
Minggu pagi tertanggal 07 April 2013, tepat saat jarum pendek
singgah pada angka sembilan, Departemen P3M CSS MoRA UA secara resmi mengadakan
pembukaan “ngetren”, yaitu program kerja pengabdian pesantren di salah dua ponpes
yang berlokasi di Surabaya, yakni Ponpes Darul Falah Putri dan Ponpes Darul
Hikmah Putra. Pembukaan dilaksanakan di Ponpes Darul Hikmah yang dihadiri oleh
santriwan dan santriwati kedua ponpes tersebut dan sejumlah 36 orang anggota
aktif CSS MoRA UA.
Alunan tilawah nan merdu dibacakan
oleh Vina, santriwati Darul Falah Putri yang kemudian dilanjutkan oleh M. Fahmi
Hidayat selaku ketua CSS MoRA UA memberikan sambutan awal pembukaan acara yang
sedikit memberi gambaran tentang siapa dan muasal CSS MoRA UA serta tujuan
kedatangan CSS MoRA UA pada pondok pesantren tersebut. Selanjutnya, Mukhtar
Tajudin S. Hum, selaku pengasuh ponpes yang merupakan alumni CSS MoRA UA juga,
memberi sambutan dan sedikit pengenalan tentang ponpes dan usaha ponpes terkait
dengan proses pembangunan dan penunjangnya sebagai ponpes yatim piatu.
Sebagai inti dari acara ini, saudara Arief Rahman Hakim selaku ketua
Departemen P3M memberikan penjelasan terkait “ngetren”. Pengabdian pesantren ini difokuskan pada kebutuhan
santri yang berbasis pengajaran, baik mata pelajaran sekolah mulai dari SD
hingga SMA dan skill yang diminati seperti pelatihan komputer ( Ms.
Word, Ms. Exel, Ms. Power point), design grafis, kaligrafi, kepenulisan,
enterpreneur, english and arabic conversation. Pelaksanaannya kontinyu
hingga desember 2013 dengan jadwal senin-sabtu mulai dari ba’da isya’ berakhir
maksimal jam 21.00 dan hari minggu dengan estimasi waktu mulai 09.00-15.00.
Jadwal disesuaikan dengan kesepakatan santri dan pengajar. Untuk teknis
pelaksanaannya direncanakan akan dibagi tiap bulan per fakultas.
Antusiasme dan sambut hangat santri
terlihat sekali saat mulai di plot pada tiap pj bidang ajar atau skill yang
diminati, santri dan tenaga pengajar berbaur untuk menyesuaikan waktu
pelaksanaan. Hasil dari kumpul-kumpul itu, mereka mengisi angket tentang minat
masing-masing. Dari pembukaan ini selanjutnya akan ada perpanjangan tindak
lanjut pelaksanaan proses belajar mengajar pada awal mei.
“Ngetren” ini diharapkan tak hanya sekedar
proker yang harus dijalankan, tetapi dapat menjadi wadah pengabdian warga CSS
MoRA UA. Karena “Ngetren” ini bukan hanya milik P3M sebagai realisasi program
kerjanya, tapi lebih pada milik CSS MoRA UA bersama sesuai dengan visi kepengurusan
2013-2014, yaitu berorientasi pada keilmuan, pengabdian masyarakat dan
kepesantrenan. (Ls)

Komentar
Posting Komentar