Ini Pemikiranku....Pemikiranmu Gimana ?


      
                              KEHIDUPAN dan KEBENARAN
     
     Bermula dari sebuah kisah tentang makhluk hidup yang menamai dirinya sebagai manusia, kehidupan bermula. Setidaknya bagi diriku yang beranggapan begitu, menurut alam pemikiranku saja. hehe J
Hidup dan kehidupan yang mungkin telah lama berkutat dengan gejolaknya sejak masa yang tak ku ketahui asal muasalnya. Mungkin sains berbicara kehidupan di solar system ini dari sebuah ledakan besar “Big Beng”. Berlanjut dengan kehidupan purba di laut, merambat ke darat. Organisme pertama yang muncul di darat adalah fungi sekitar 1,3 miliar tahun yang lalu. Disusul 600 juta tahun kemudian dunia tumbuhan meraja. Baru sekitar 200.000 tahun kemudian manusia menghidupi Bumi. Di mulai dari Homo Erectus, hingga makhluk yang dikata sebagai keberhasilan evolusi dengan intelegensi supernya, Homo Sapiens, kita, manusia, aku dan kamu.
Kehidupan yang terus berganti tergantung pada siapa penguasa terhebatnya, sebagaimana “Hukum Malapetaka” yang diungkap oleh Baron G. Cuvier.
Ada yang menarik pula yang ingin aku sampaikan padamu bahwa kecenderungan Homo Sapiens itu, 80 % mempunyai perasaan ingin selingkuh dari pasangannya. Maka dari itu bisa dan banyak kita saksikan rusaknya hubungan baik manusia karena peristiwa yang menyakitkan....”Selingkuh”.  Jadi bersyukurlah kau yang memiliki pasangan yang setia, karena dia mungkin termasuk 20 % itu. Atau mungkin pula di hatinya ada keinginan untuk selingkuh tapi belum dapat kesempatan, takut padamu. Atau bisa saja orang yang ingin diselingkuhi tidak ada atau tidak mau. Maka berhati-hati lebih baik, kawan. Hehe.....pesanku untukmu... jaga baik-baik pasanganmu, jika kau tak ingin kehilangannya, kawan.
Mungkin agama yang ku yakini menjelaskan asal kehidupan di Bumi ini adalah dari Nabi Adam dan Siti Hawa yang sengaja diturunkan ke Bumi karena telah melanggar Titah Tuhannya untuk tidak mendekati pohon terlarang.
Ada banyak pula berbagai teori yang menjelaskan tentang 2 manusia pertama itu sebagai penghumi Bumi. Di kisahkan buah terlarang yang dimakan adalah buah apel. Ada pula yang bilang itu buah delima. Di samping nama yang paling populer adalah buah "khuldi". Ada pula yang berspekulasi bahwa buah terlarang itu adalah buah pengetahuan, pengetahuan  tentang reproduksi.
Keterangan lain menjelaskan bahwa setan yang menggoda Adam dan Hawa berwujd nafsu yang merasuk dalam pembuluh darah kemudian sampai di hati, membisikkan Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang itu. Ada pula yang bilang setan berwujud ular waktu itu. Pun pula tak ketinggalan yang berkata bahwa kisah manusia pertama Adam dan Hawa, setan dan buah terlarang itu hanyalah sebuah kisah, sebuah cerita pengantar tidur. Entahlah. Terlalu banyak versi yang ku dengar, hingga aku sendiri bingung yang mana yang benar. Sudahlah, tak perlu mengikutiku memikirkan dan memusingkannya, kawan. Cukup baca saja. J tfk65
Singkat cerita (meski g singkat'' banget ...hehe...)Karena kesalahan Adam dan Hawa yang memakan buah terlarag itu, Allah menghukum mereka bersama setan, mereka di buang ke Bumi. Mereka menerima hukumannya hingga saat ini, diteruskan pada kita,  keturunannya. Kaum Adam selamanya akan bekerja keras di Bumi untuk kebutuhannya dan keluarganya, sedang kaum Hawa di hukum dengan sakitnya melahirkan. Adapun setan selamanya penghuni abadi neraka.
Ada kisah unik yang paling membuat aku tertarik mendengar kisah dibalik terciptanya Hawa. Konon ketika Adam kesepian di syurga, dia memohon kepada Allah untuk diberi teman, pendamping hidup. Kemudian Allah menciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam. 500 shalawat tanpa nafas menjadi mahar pernikahan mereka. Istilah tulang rusuk ini kemudian tetap bertahan hingga kini. 
Pernah pula orang berilmu memberi tahuku agar aku bersiap-siap jika saja aku hanya bagian pecahan tulang rusuk itu. Istilah poligami kemungkinan tulang rusuk itu pecah, berupa serpihan. Ketika digabungkan ternyata terdiri dari beberapa perempuan. Semoga saja aku utuh sebuah tulang rusuk, bukan pecahan, bukan serpihan. Karena yang ku tahu, yang ku dengar, tak ada wanita manapun yang sudi dan benar-benar ikhlas di madu.
         Entahlah, versi yang mana yang benar. Mungkin awalnya sempat membuatku berfikir tentang.... “Kebenaran”....."kebenaran" itu apa ya ?......Ada yang punya pendapat ???? z'[ yhy  ['z

Komentar